PBI Muntilan

PBI Muntilan

Loka Perbenihan dan Budidaya Ikan (PBI) Muntilan terletak di Jalan Kerkaf No. 1 Desa Muntilan, Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang. Mulai tahun 2018 dikenal dengan nama laboratorium Pengujian Kesehatan Ikan dan Lingkungan (LPKIL) Muntilan. Pada tahun 2021, sesuai dengan Peraturan Gubernuran Jawa Tengah No. 87 Tahun 2021, (LPKIL) Muntilan berganti nama menjadi Loka Perbenihan dan Budidaya Ikan (PBI) Muntilan. Loka PBI Muntilan, merupakan unit organisasi non struktural yang dipimpin oleh seorang koordinator yang berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Balai Budidaya Ikan Air Payau dan Laut (BBIAPL) Kelas A.

 

LAHAN BUDIDAYA DAN SUMBER AIR 

Loka PBI Muntilan terletak di ketinggian 350 m di atas permukaan air laut yang mempunyai topografi landai sampai datar dengan suhu udara berkisar antara 25oC - 33oC. Mempunyai luas lahan 2,93 hektar dengan sumber air berasal dari Saluran irigasi Sungai Lamat. Debit air musim hujan 20-30 liter per detik, sedangkan pada musim kemarau 5-10 liter per detik. 

Luas Lahan 29.000 m2
Luas Kolam 16.127 m2
Luas Bangunan  2.554 m2
Lahan Kosong  10.319 m2
Sumber Air Sungai Lamat
Komoditas  Gurami, Nila Merah, Nila Hitam, Karper, Tawes, Nilem, Wader dan Papuyu

 

 

KOMODITAS 

Komoditas yang dibudidayakan di Loka PBI Muntilan antara lain, gurami, karper/mas, nila merah, nila hitam, tawes, nilem, lele, wader dan papuyu. Strain gurami yang dikembangkan adalah gurami soang atau bastar dan gurami Majalengka serta gurami Jambi. Untuk ikan mas terdapat strain Rajadanu, Merah Muntilan, Sinyonya, Majalaya, Mustika dan Najawa. Strain nila hitam Nirwana 3, nila merah singapur dan nila merah Cangkiran 

 

TUGAS POKOK

Sesuai dengan Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 87 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, Loka PBI Muntilan merupakan salah satu unit penunjang Balai Budidaya Ikan Air Payau dan Laut (BBIAPL) Kelas A yang melaksanakan tugas di bidang pengembangan budidaya ikan air tawar. 

 

KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN 

Loka Muntilan telah melakukan berbagai kegiatan seperti:

  1. Memproduksi benih ikan Gurami, Karper, Nila, Tawes dan Nilem dan ikan konsumsi. 
  2. Broodstock Centre Gurami 
  3. Melaksanakan kegiatan budidaya berupa pembenihan dan pembesaran 
  4. Penyediaan calon induk kualitas unggul 
  5. Pengujian laboratorium berupa pengukuran kualitas air 

 

JENIS PELAYANAN 
  1. Loka PBI Muntilan menyediakan layanan:
  2. Penjualan benih, ikan konsumsi dan calon induk 
  3. Layanan sea lahan 
  4. Tempat pe;aksanaan penyuluhan, pelatihan dan pembimbingan bagi kelompok pembudidaya maupun dinas pemerintah yang terkait dengan budidaya ikan 
  5. Menerima kegiatan magang / PKL / prakerin / penelitian yang diperuntukan bagi pelajar dan mahasiswa dan masyarakat umum

 

SARANA DAN PRASARANA 
  1. Sarana dan prasarana yang dimiliki Loka PBI Muntilan meliputi:
  2. Gedung Kantor 
  3. Laboratorium 
  4. Rumah Dinas 
  5. Asrama 
  6. Mushola 
  7. Perpustakaan 
  8. Aula/Gedung Pertemuan 
  9. Hatchery 
  10. Gudang Pakan 
  11. Gudang Peralatan 
  12. Bangsal Penjualan 
  13. Kolam Pemijahan dan Pendedaran 

 

REALIASI PRODUKSI 
TAHUN BENIH (EKOR) KONSUMSI (KG) CALON INDUK (PAKET)
2021 1.019.100 - 8
2022 2.059.500 2000 -
2023 2.848.500 2000 -

 

 

REALISASI PAD 
TAHUN REALISASI PAD (Rp)
2021 92.230.000
2022 150.171.000
2023 160.340.000

 

 

Capaian Target PAD s/d 29 September 2025 yaitu= Rp 119.105.000 (59,55%) 

Dari target PAD Rp 200.000.000

BULAN BENIH TERJUAL  KONSUMSI TERJUAL (KG) PAD (Rp) PROSENTASE
Januari 111.000 - 7.640.000 3,83%
februari 144.000 - 8.950.000 8,30%
Maret  132.000 155 9.600.000 13,10%
April 149.000 - 10.250.000 18,22%
Mei 270.000 - 11.300.000 23,87%
Juni 280.000 - 12.350.000 30,05%
Juli 349.000 - 17.065.000 38,58%
Agustus 360.000 440 23.900.000 50,53%
September 378.000 - 18.050.000 59,55%
TOTAL 2.173.000 595 119.105.000  

 

 

PERSEDIAAN BENIH DI LOKA PBI MUNTILAN SD 29 SEPTEMBER 2025
NO JENIS IKAN RENCANA PRODUKSI  SATUAN
1 NILA MERAH 350.000 EKOR
2 NILA HITAM 152.000 EKOR
3 KARPER 350.000 EKOR
4 TAWES 300.000 EKOR
5 NILEM 175.000 EKOR
6 GURAMI 15.000 EKOR
7 KONSUMSI 685 KG